Lewati ke konten utama

Panduan alur logistik, hulu ke hilir

Perjalanan satu kontainer, dari tangan pengirim sampai pintu penerima.

Peta terperinci 12 tahap rantai logistik: pemesanan, pengemasan, gudang utama berstandar operator global, pelabuhan dan pelayaran, bea cukai, hingga serah terima di tujuan. Setiap titik dilengkapi pelaku, dokumen, peralatan, KPI, dan risikonya.

Pengirim sampai penerima, 8 titik perpindahan
Tahap terperinci
12
Zona hulu ke hilir
4
Dokumen dipetakan
33
Hari contoh door-to-door
±45

Struktur alur

Empat zona, satu rantai yang saling mengunci

Setiap zona punya pelaku, dokumen, dan risikonya sendiri. Keluaran satu zona menjadi masukan zona berikutnya, sehingga kesalahan kecil di hulu selalu terasa sampai ke hilir.

  1. Zona 01Tahap 01–03

    Hulu

    Pengirim & first mile

    Kesepakatan dagang, pemesanan ruang kapal, pengemasan, dan penjemputan. Kesalahan kecil di sini menjalar ke seluruh rantai.

    • Pengirim
    • Forwarder
    • Trucking

    Keluaran zona

    Barang terkemas dan terdokumentasi tiba di gudang utama

    Mulai di tahap 01
  2. Zona 02Tahap 04–07

    Tengah

    Gudang utama

    Penerimaan, penyimpanan, perawatan barang dan peralatan, hingga stuffing kontainer di hub berstandar operator global.

    • Operator gudang
    • Teknisi
    • QC

    Keluaran zona

    Kontainer tersegel dengan berat terverifikasi, siap ke pelabuhan

    Mulai di tahap 04
  3. Zona 03Tahap 08–09

    Lintas

    Pelabuhan & laut

    Izin ekspor, terminal pelabuhan, pemuatan ke kapal, dan pelayaran antarbenua termasuk transshipment.

    • Bea Cukai
    • Terminal
    • Pelayaran

    Keluaran zona

    Kapal sandar di pelabuhan tujuan dengan dokumen siap

    Mulai di tahap 08
  4. Zona 04Tahap 10–12

    Hilir

    Tujuan & penerima

    Kepabeanan impor, distribution center, pengantaran last mile, serah terima, dan penutupan pengiriman.

    • Pabean tujuan
    • DC
    • Kurir
    • Penerima

    Keluaran zona

    Barang diterima lengkap dengan bukti serah terima

    Mulai di tahap 10

Peta interaktif

12 tahap dari hulu ke hilir

Pilih satu tahap untuk melihat ringkasan, langkah, pelaku, dan dokumen kuncinya. Setiap tahap punya halaman detail lengkap dengan KPI dan risiko.

  • HuluPengirim & first mile
  • TengahGudang utama
  • LintasPelabuhan & laut
  • HilirTujuan & penerima
Hulu · Pengirim & first mileTahap 01 dari 12

Pemesanan & Perencanaan Pengiriman

Semua dimulai dari kesepakatan dan ruang kapal yang dipesan.

Pembeli menerbitkan pesanan, kedua pihak menyepakati Incoterms dan cara bayar, lalu forwarder memesan slot gudang, truk, dan ruang kapal. Keputusan di tahap ini menentukan biaya, risiko, dan jadwal seluruh perjalanan.

Durasi umum
1–14 hari sebelum barang siap
Lokasi
Kantor pengirim, forwarder, dan pelayaran

Langkah utama

  1. 1Terima dan verifikasi pesanan
  2. 2Sepakati Incoterms dan pembayaran
  3. 3Pilih moda dan rute
  4. 4Pesan ruang kapal (booking)
  5. 5Jadwalkan gudang utama dan trucking
  6. 6Atur asuransi dan rencana cadangan

Pelaku

  • Pengirim (eksportir)
  • Pembeli (importir)
  • Freight forwarder / 3PL
  • Pelayaran
  • Bank (bila memakai L/C)

Dokumen kunci

Simulasi pelacakan

Lacak satu kontainer, hari demi hari

Geser penanda hari atau putar perjalanan untuk melihat posisi kontainer, tahap yang sedang berjalan, dan kabar terakhir seperti di layar pelacakan sungguhan.

Muatan
1 × kontainer 40' HC berisi 20 palet furnitur rotan
Rute
Cikarang, Indonesia ke Rotterdam, Belanda
Incoterms
DAP Rotterdam (Incoterms 2020)

Hari perjalanan

16/ 45

Transshipment ke kapal induk tujuan Eropa

Pelabuhan Singapura

Berikutnya, hari 27: Kapal induk di Samudra Hindia, ETA diperbarui

Komposisi waktu per tahap

Arahkan atau ketuk segmen untuk melompat ke tahap tersebut

  • Hulu3,5 hari
  • Tengah6,5 hari
  • Lintas29 hari
  • Hilir6 hari

Ke mana waktu habis

Komposisi waktu contoh per zona dalam hari dan persentase
ZonaHariPorsi
HuluPengirim & first mile3,58%
TengahGudang utama6,514%
LintasPelabuhan & laut2964%
HilirTujuan & penerima613%
Total contoh45100%

Pelayaran memakan sekitar 58% waktu, tetapi sisa 19 hari di darat justru paling sering molor: dokumen tidak cocok, cut-off terlewat, dan antrean pemeriksaan.

Durasi adalah ilustrasi rute Asia ke Eropa dengan satu kali transshipment.

Kabar perjalanan

  1. Selesai

    Hari 0 · Tahap 01

    Pesanan diterima, Incoterms DAP dan pembayaran disepakati

    Kantor pengirim, Cikarang

  2. Selesai

    Hari 1 · Tahap 01

    Booking dikonfirmasi, kapal feeder dijadwalkan berangkat hari ke-13

    Forwarder, Jakarta

  3. Selesai

    Hari 2 · Tahap 02

    Barang lolos QC akhir, 20 palet dibungkus dan dilabeli

    Pabrik pengirim, Cikarang

  4. Selesai

    Hari 3 · Tahap 03

    Truk menjemput barang, ASN terkirim ke gudang utama

    Tol Cikarang ke Jakarta Utara

  5. Selesai

    Hari 3,5 · Tahap 04

    Gate-in gudang utama, bongkar dan inspeksi, GRN terbit

    Gudang utama, Jakarta Utara

  6. Selesai

    Hari 4 · Tahap 05

    Palet tersimpan di rak selektif dan stok terlihat di WMS

    Gudang utama, rak selektif

  7. Selesai

    Hari 6 · Tahap 06

    Kelembapan dipantau, cycle count cocok, kontainer 40' HC lolos survei

    Gudang utama dan depo M&R

  8. Selesai

    Hari 9 · Tahap 07

    Picking dan stuffing selesai, kontainer disegel, VGM terkirim

    Dock outbound gudang utama

  9. Selesai

    Hari 10 · Tahap 08

    PEB disetujui, NPE terbit, kontainer gate-in terminal

    Terminal Tanjung Priok

  10. Selesai

    Hari 12 · Tahap 08

    Kontainer dimuat ke kapal feeder dan B/L diterbitkan

    Terminal Tanjung Priok

  11. Selesai

    Hari 13 · Tahap 09

    Kapal feeder berangkat menuju pelabuhan hub

    Laut Jawa

  12. Selesai

    Hari 16 · Tahap 09

    Transshipment ke kapal induk tujuan Eropa

    Pelabuhan Singapura

  13. Belum

    Hari 27 · Tahap 09

    Kapal induk di Samudra Hindia, ETA diperbarui

    Samudra Hindia

  14. Belum

    Hari 36 · Tahap 09

    Arrival notice diterima, deklarasi impor disiapkan

    Agen pelayaran, Rotterdam

  15. Belum

    Hari 39 · Tahap 10

    Kapal sandar dan kontainer dibongkar ke lapangan

    Pelabuhan Rotterdam

  16. Belum

    Hari 40 · Tahap 10

    Deklarasi impor disetujui dan delivery order diterima

    Pelabuhan Rotterdam

  17. Belum

    Hari 41 · Tahap 11

    Kontainer tiba di DC, devanning dan cross-dock dimulai

    DC regional, Belanda

  18. Belum

    Hari 42 · Tahap 11

    Kontainer kosong dikembalikan ke depo sebelum masa bebas habis

    Depo kontainer, Rotterdam

  19. Belum

    Hari 43 · Tahap 12

    Barang diantar ke gudang toko penerima

    Rute distribusi Belanda

  20. Belum

    Hari 44 · Tahap 12

    POD ditandatangani, barang diterima lengkap dan baik

    Toko penerima

  21. Belum

    Hari 45 · Tahap 12

    Tagihan ditutup dan KPI pengiriman dievaluasi

    Forwarder dan pengirim

Titik rawan keterlambatan

  • +3 sampai 7 hari

    Cut-off terlewat

    Dokumen, VGM, atau kontainer telat masuk, sehingga kontainer tertunda ke kapal berikutnya.

    Cegah di tahap 07
  • +1 sampai 5 hari

    Pemeriksaan fisik pabean

    Jalur merah atau pemeriksaan karantina menahan kontainer di area periksa.

    Cegah di tahap 10
  • +1 sampai 7 hari

    Kongesti dan transshipment

    Antrean sandar atau koneksi kapal yang terlewat di pelabuhan hub.

    Cegah di tahap 09
  • +1 sampai 3 hari

    Data dokumen tidak cocok

    Berat, HS code, atau deskripsi berbeda antardokumen sehingga perlu koreksi dan bisa didenda.

    Cegah di tahap 02

Jantung alur · Tahap 04–07

Gudang utama berstandar operator global

Di sinilah barang diterima, disimpan, dirawat, lalu dimuat ke kontainer. Standarnya setara hub operator kontainer kelas dunia seperti Evergreen: tertib di dock, akurat di sistem, dan dirawat setiap hari, bukan menunggu rusak.

  • Perawatan kargo

    Menjaga barang tetap dalam kondisi seperti saat diterima, selama apa pun ia disimpan.

  • Pemeliharaan fasilitas

    Bangunan, rak, dan utilitas yang selalu aman dan siap mendukung operasi 24 jam.

  • Peralatan MHE & alat berat

    Forklift, reach truck, VNA, conveyor, dan reach stacker yang andal di setiap shift.

  • Perawatan & perbaikan kontainer

    Kontainer yang dilepas ke pengirim harus layak muat, bersih, dan aman.

Masuk dari huluKeluar ke pelabuhan
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
13
14
15
16
17
18

Denah skematis 18 area gudang utama

Dock-to-stock
≤ 8 jam
Akurasi inventori
≥ 99,5%
Truck turnaround
≤ 60 menit
Uptime peralatan
≥ 95%

Tiga aliran sekaligus

Barang bergerak, data mendahului, uang menyusul

Logistik yang sehat menjaga tiga aliran tetap sinkron. Barang yang tiba tanpa dokumen akan tertahan, dan dokumen yang terlambat membuat biaya terus berjalan.

Aliran barang

Perpindahan fisik dari pabrik sampai pintu penerima.

Hulu
Diperiksa, dikemas, dipalet, lalu dijemput truk.
Tengah
Diterima, disimpan, dirawat, lalu dimuat ke kontainer.
Lintas
Masuk terminal, dimuat, berlayar, dan transshipment.
Hilir
Dibongkar, diperiksa pabean, disortir, dan diantar.

Aliran informasi

Data dan dokumen yang harus tiba lebih dulu dari barangnya.

Hulu
PO, booking confirmation, packing list, dan ASN.
Tengah
GRN, stok real-time, load plan, VGM, dan SI.
Lintas
PEB dan NPE, B/L, manifest, dan pesan status EDI.
Hilir
Arrival notice, deklarasi impor, izin keluar, D/O, dan POD.

Aliran keuangan

Pembayaran, biaya, dan jaminan yang menyertai setiap tahap.

Hulu
Uang muka atau pembukaan L/C, biaya trucking.
Tengah
Biaya handling, penyimpanan, perawatan, dan VAS.
Lintas
Ongkos laut, THC, asuransi, dan pencairan L/C.
Hilir
Bea masuk dan pajak, biaya lokal, pelunasan, dan klaim.

Siapa terlibat

13 pelaku dalam satu perjalanan

Satu kontainer berpindah tangan belasan kali. Setiap serah terima adalah titik kendali: dicatat, diperiksa, dan ditandatangani.

Mulai menelusuri

Ikuti satu kontainer dari tahap 01 sampai serah terima.

Setiap halaman tahap memuat langkah kerja, pelaku, dokumen, peralatan, KPI, risiko, dan titik serah terimanya. Mulai dari hulu, lalu lanjutkan dengan tombol tahap berikutnya.