Lewati ke konten utama
Tengah · Gudang utamaTahap 07 dari 12

Picking, Konsolidasi & Stuffing Kontainer

Mengisi kontainer adalah seni menyusun berat dan ruang.

Saat pesanan dirilis, WMS membuat gelombang picking. Barang diambil, diberi layanan tambahan bila perlu, dikonsolidasikan per tujuan, lalu dimuat ke kontainer sesuai load plan. Kontainer disegel dan beratnya diverifikasi (VGM).

Durasi umum
4–24 jam
Lokasi
Area picking, VAS, staging outbound, dan dock outbound
Pelaku utama
5 pihak terlibat

Masukan

  • Order release atau instruksi konsolidasi
  • Booking dan kontainer kosong yang layak muat
  • Stok tersedia di WMS

Keluaran

  • Kontainer terisi, tersegel, dan terdokumentasi
  • VGM dan shipping instruction terkirim ke pelayaran
  • Stok berkurang otomatis di WMS

Langkah demi langkah

6 langkah kerja di tahap ini

Urutan kerja yang umum dipakai operator berpengalaman, lengkap dengan hal yang wajib diperiksa di setiap langkah.

  1. 01

    Order release dan perencanaan gelombang

    Pesanan dikelompokkan per kapal, tujuan, dan cut-off. WMS membuat gelombang picking setelah memastikan stok dan kontainer tersedia.

    • Prioritas mengikuti cut-off yang paling dekat
    • Kekurangan stok sudah terlihat sebelum picking dimulai
  2. 02

    Picking

    Picker mengikuti rute optimal di scanner, mengambil palet utuh, karton, atau unit sesuai pesanan, dan memindai setiap item.

    • Metode yang dipakai: palet utuh, zone picking, batch picking, atau pick-to-light
    • Scan mencegah salah ambil SKU atau batch
  3. 03

    VAS dan packing

    Layanan tambahan dikerjakan: label negara tujuan, kitting, repacking, hingga pengecekan ulang. Palet dibungkus lalu ditimbang.

    • Mesin DWS mengukur dimensi dan berat secara otomatis
    • Label disesuaikan dengan aturan negara tujuan, misalnya bahasa dan simbol
  4. 04

    Konsolidasi dan load plan

    Palet dikumpulkan di staging outbound per kontainer. Load plan menentukan urutan dan posisi: berat merata, barang berat di bawah, dan urutan bongkar diperhatikan.

    • Batas berat kontainer dan batas beban jalan tidak boleh dilampaui
    • Barang yang tidak kompatibel dipisah sesuai aturan segregasi
  5. 05

    Inspeksi kontainer dan stuffing

    Kontainer kosong diperiksa (celah cahaya, lantai, bau, kebersihan), lalu dimuat sesuai load plan dan diikat dengan lashing, airbag, atau papan sekat.

    • Foto di setiap tahap: kosong, setengah, penuh, dan pintu tertutup
    • Kontainer reefer diset ke suhu yang diminta dan sudah didinginkan lebih dulu
  6. 06

    Segel, VGM, dan dokumen

    Kontainer disegel dan nomor segel dicatat. Berat kotor terverifikasi (VGM) dikirim ke pelayaran sebelum cut-off, bersama shipping instruction.

    • VGM didapat dengan menimbang kontainer penuh, atau menjumlahkan seluruh isi ditambah berat kosong kontainer
    • Tanpa VGM, kontainer tidak boleh dimuat ke kapal sesuai aturan SOLAS

Ukuran kinerja

KPI yang dipantau di tahap ini

Target berikut adalah acuan praktik baik. Angka aktual menyesuaikan kontrak, komoditas, dan rute.

  • Akurasi picking

    ≥ 99,8%

    Pesanan yang diambil tanpa salah SKU, jumlah, atau batch.

  • Kontainer siap sebelum cut-off

    ≥ 98%

    Kontainer selesai stuffing dan terdokumentasi sebelum batas waktu.

  • Utilisasi kontainer

    ≥ 85%

    Volume terisi dibanding kapasitas. Makin tinggi, makin rendah biaya per unit.

  • Order cycle time

    ≤ 24 jam

    Dari order release hingga kontainer siap kirim.

Risiko & mitigasi

Apa yang bisa salah, dan cara mencegahnya

  • Risiko: Kontainer kelebihan berat

    Pencegahan: Hitung berat sejak load plan, timbang akhir, dan cocokkan dengan VGM.

  • Risiko: Muatan bergeser di laut

    Pencegahan: Lashing yang benar, isi rongga dengan airbag, dan distribusi berat yang merata.

  • Risiko: Cut-off terlewat sehingga kontainer tertunda ke kapal berikutnya

    Pencegahan: Mulai dari cut-off terdekat, pantau progres per jam, dan eskalasi sejak dini.

  • Risiko: Barang tidak dideklarasikan ikut termuat

    Pencegahan: Cocokkan isi dengan dokumen dan stuffing diawasi langsung oleh supervisor.

Titik serah terima

Kontainer tersegel diserahkan ke truk menuju terminal pelabuhan bersama dokumen ekspor.

Tips praktis

  • Simpan foto stuffing minimal sampai barang diterima. Foto ini menjadi kunci saat ada klaim.
  • Untuk muatan campuran, letakkan barang paling berat di tengah lantai kontainer, bukan di satu sisi.