Penerimaan di Gudang Utama
Pintu masuk yang tertib membuat stok bisa dipercaya.
Di gudang utama, truk melewati gerbang, dipanggil ke dock, dibongkar, lalu setiap palet diperiksa dan dicocokkan dengan ASN. Hanya barang yang lolos pemeriksaan yang tercatat sebagai stok tersedia di WMS.
- Durasi umum
- 1–8 jam (dock-to-stock)
- Lokasi
- Gerbang, truck yard, dock inbound, dan area QC gudang utama
- Pelaku utama
- 5 pihak terlibat
Masukan
- Truk beserta muatannya
- ASN dan surat jalan
- Slot dock dari yard management system
Keluaran
- Goods Received Note (GRN)
- Palet berlabel LPN di area staging
- Laporan selisih atau kerusakan bila ada
Langkah demi langkah
6 langkah kerja di tahap ini
Urutan kerja yang umum dipakai operator berpengalaman, lengkap dengan hal yang wajib diperiksa di setiap langkah.
- 01
Gate-in dan verifikasi
Petugas mencocokkan janji temu, identitas pengemudi, nomor kendaraan, dan nomor segel dengan ASN. Truk ditimbang bila diperlukan.
- Kamera membaca pelat nomor dan nomor kontainer secara otomatis
- Truk tanpa janji temu masuk antrean khusus dengan prioritas lebih rendah
- 02
Antrean dan panggilan dock
Sistem yard menempatkan truk di area tunggu dan memanggilnya ke dock kosong sesuai prioritas. Barang dingin dan cross-dock didahulukan.
- Dock leveler dan shelter dipasang sebelum pintu truk dibuka
- Roda truk diganjal demi keselamatan selama bongkar
- 03
Cek segel dan pembongkaran
Segel diperiksa dan difoto sebelum dipotong. Palet dibongkar dengan forklift atau pallet jack listrik, dan kondisi luar setiap palet diperiksa.
- Kerusakan dicatat dengan foto dan kode kerusakan
- Karton yang dimuat lepas tanpa palet memerlukan tenaga tambahan dan waktu lebih lama
- 04
Pencocokan dan hitung
Setiap palet dipindai dan dicocokkan dengan ASN: SKU, jumlah, nomor batch, dan tanggal kedaluwarsa.
- Kelebihan atau kekurangan dicatat sebagai selisih dan dilaporkan ke pengirim
- Barang dengan batch atau tanggal kedaluwarsa yang tidak sesuai ditahan
- 05
Inspeksi mutu
QC melakukan pemeriksaan sampling sesuai rencana inspeksi: kemasan, label, suhu inti untuk barang dingin, dan dokumen pendukung.
- Barang yang ragu atau rusak dipindah ke area karantina
- Hasil inspeksi menentukan status stok: tersedia, karantina, atau ditolak
- 06
Label LPN dan GRN
Palet yang lolos diberi label LPN unik. WMS menerbitkan GRN, stok tercatat, dan sistem langsung menetapkan lokasi simpan untuk put-away.
- GRN terkirim otomatis ke pengirim dan forwarder
- Target dock-to-stock dipantau untuk setiap truk
Ukuran kinerja
KPI yang dipantau di tahap ini
Target berikut adalah acuan praktik baik. Angka aktual menyesuaikan kontrak, komoditas, dan rute.
Dock-to-stock time
≤ 8 jam
Dari truk tiba hingga stok tersedia di sistem. Operator terbaik menargetkan 4 jam atau kurang.
Truck turnaround time
≤ 60 menit
Waktu truk dari gate-in hingga gate-out.
Akurasi penerimaan
≥ 99,8%
Penerimaan yang tidak memerlukan koreksi data setelah GRN terbit.
Kedatangan dengan ASN
≥ 95%
Truk yang datang dengan ASN lengkap dan akurat.
Risiko & mitigasi
Apa yang bisa salah, dan cara mencegahnya
Risiko
Pencegahan
Risiko: Antrean truk menumpuk di jam sibuk
Pencegahan: Wajibkan janji temu, sebar jendela waktu, dan gunakan sistem yard untuk alokasi dock.
Risiko: Barang rusak ikut masuk ke stok
Pencegahan: QC sebelum put-away dan karantina wajib untuk barang yang meragukan.
Risiko: Rantai dingin putus saat bongkar
Pencegahan: Dock berpendingin, prioritaskan truk reefer, dan batasi waktu barang di luar ruang dingin.
Risiko: Kecelakaan di area dock
Pencegahan: Ganjal roda, lampu indikator dock, dan jalur pejalan kaki yang terpisah dari forklift.
Titik serah terima
Sejak GRN terbit, barang resmi menjadi tanggung jawab gudang utama.
Tips praktis
- Bandingkan foto kondisi saat penjemputan dan saat penerimaan untuk menelusuri di mana kerusakan terjadi.
- Selesaikan selisih penerimaan pada hari yang sama, sebelum barang bercampur dengan stok lain.